Penggunaan Model Kooperatif Tipe Make a Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Materi Menghitung Keliling dan Luas Lingkaran Pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta

                                                                                  Abstrak

 

Kata kunci: Model make a match meningkatkan hasil belajar

 

       Berdasarkan hasil observasi awal siswa kelas VIII  SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta, ditemukan beberapa permasalahan pada pembelajaran Matematika, yaitu: 1) persiapan guru dalam mengajar masih kurang, 2) variasi metode yang dipakai dalam mengajar masih kurang, 3) guru kurang memaksimalkan  sarana prasarana yang ada, 4) kurang kerjasama antara guru dan petugas sarana prasarana, 5) penggunaan alat peraga dan media matematika kurang  sesuai dengan materi pembelajaran, 6) prestasi belajar siswa masih rendah, dengan nilai rata-rata di bawah KKM. Salah satu model pembelajaran yang sesuai adalah make a match yaitu model pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerjasama dengan siswa lain dalam menemukan kartu jawaban maupun soal yang dipegang pasangannya dengan batas waktu tertentu secara cepat dan tepat.

       Penelitian ini bertujuan untuk : mengetahui tingkat keberhasilan model  pembelajaran kooperatif  tipe make a match yang dapat  meningkatkan hasil belajar siswa dalam kompetensi dasar menghitung keliling dan luas lingkaran  di kelas VIII SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta.

       Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan model Kemis dan Taggart” Langkah Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan dan observasi, refleksi dan rencana perbaikan Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII  SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta tahun pelajaran 2011-2012 dengan jumlah siswa 36 anak  Intrumen yang digunakan adalah pedoman observasi,wawancara, tes dan dokumentasi.

       Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran make a match dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Perolehan rata-rata hasil belajar siswa meningkat, dari rata-rata pretes ke siklus I

sebesar 10,7 % dari siklus I ke siklus II sebesar 4,61 % dengan ketuntasan belajar 11,11 % jumlah siswa yang mengalami ketuntasan 

       Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran make a match dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 9 Yogyakarta. Disarankan agar guru dapat menciptakan variasi

dalam pembelajaran dan dapat menerapkan model pembelajaran make a match pada materi lain yang sesuai.

post: margiyati

14 maret 2012, jam 22.53

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: